Minggu, 21 September 2014

SAAT LAKI-LAKI MENANGIS

Malam-Malam saya sempatkan diri untuk membuat blog ke2 saya ini, yang membahas Saat Lki-Laki Menangis, Perbedaan Tangisan Laki Laki. mengapa saya terinspirasi untuk menulis blog tentang tangisan laki-laki ? jujur saja saya tidak begitu mengenal Laki-Laki dan bagaimana sifat dan sikap dia secara banyak.

Berawal saat saya membuka Aplikasi yang sangat terkenal pada zaman ini , yaitu, GOOGLE+ , disana saya melihat sebuah postingan yang sedikit menarik perhatian saya yang berjudul KETIKA LAKI-LAKI MENANGIS. menurut saya, Topik seperti ini sangat klasik dan terlihat seperti mengada-ada . Namun, ternyata banyak sekali komentar yang bukan hanya mampir, tapi terdapat pro dan kontra yang saling berbalas.

 itu, yang membuat saya  tertarik untuk membahas hal ini dalam blog saya, yang saya sangkutkan dengan kehidupan Khalifah ber-Abad yang lalu.

oh iya, berikut postingan yang saya baca itu:

Beginilah cara laki-laki menangis, Terlihat diam dan tenang.
sesekali air matanya keluar dari mata.
Pandangannya kosong namun seperti ingin mengatakan sesuatu.

Tidak selama wanita saat menangis, hanya beberapa menit, bahkan beberapa detik.
diam dalam sendirinya, seolah olah tangis itu milik dia seorang.

tidak ada yang lain,

setelah puas di detik-detiknya, dia kembali lagi beraktifitas seperti biasa.
seperti tidak pernah terjadi apa-apa.

Perempuan berfikir dengan perasaannya.
Laki-laki berfikir dengan logikanya.
inilah mengapa perempuan lebih sensitif di banding laki- laki.

tapi, menangis selalu berasal dari perasaan.

Teman, ketika laki-laki menangis,
bukan sebutan cengen atau kurang jantanlah yang harus di lontarkan padanya.

tapi lihatlah betapa sangat beratnya dia menahan deritanya,
sehingga dia perlu mengeluarkan air matanya yang berharga itu.

dia tidak perlu orang mendekatinya ,
dia tidak perlu orang untuk menghiburnya.
yang dia perlukan hanya beberapa menit/detiknya untuk ketenangan batin .

menangis merupakan dinamika emosi yang manusiawi.......

saat membaca beberapa komentar, ternyata banyak perempuan yang tidak setuju akan postingan di atas, mereka berpendapat, laki-laki yang menangis itu hanya "tangisan buaya" dan banyak komentar kontra yang lainya. dan kebanyakan laki-laki juga tidak setuju akan postingan diatas, mereka bilang "laki-laki yang menangis itu cemen". dan saya simpulkan, dari keseluruhan komentar diatas bahwa, laki-laki yang menangis itu baik  di pandangan perempuan maupun laki- laki itu hal yang memalukan dan terkesan dibuat-buat.

sejenak saya berfikir, dan pernah juga dulu beranggapan demikian (sama seperti mereka yang kontraa) . namun tiba-tiba teringat beberapa abad silam saat jaman Rasulullah SAW dan para sahabat ra. zaman terbaik umat manusia. saat itu tak jarang para sahabar Rasulullah SAW yang menangis begitu lama, hingga janggut mereka basah karna air mata. bahkan beberapa sahabat dan Nabi ra. buta karna terlalu sering menangis. begitu berat tekanan yang ada pada batin.  dan yang sangat membedakan laki-laki menangis di zaman khalifah dan zaman sekarang adalah, Para sahabat ra. menangis karna karna dosa , ketakutan, dan kepasrahan kepada Allah SWT. sedangkan zaman kita ini laki-laki meangis karna cinta, kehilangan tahta, dan harta. semua menyangkut dunia. bahkan para laki-laki enggan untuk menangis karna hal sepele dan bahayanya sebuah dosa entah kecil entah besar dianggapnya sepele. betapa ruginya mereka yang enggan menangis karna dosa. seandainya mereka tahu betapa banyak manfaat dan keagungan dari menangis. bahkan ada sahabat yang bilang" fungsi mata adalah untuk menangis karna Allah SWT" .
menangislah kamu, karna tak bisa menangis(karna dosa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar